Mandala Desa News
MDN
BREAKING NEWS
Babinsa Pakistaji Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk 1.002 Warga Penerima Manfaat • Babinsa Bareng Dampingi Kasdim Kodim 0825/Banyuwangi Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk Warga • Babinsa Desa Kabat Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan, Ratusan Warga Terima Beras dan Minyak Goreng • KBT Koramil 0825/14 Kabat Pererat Kebersamaan Melalui Outbound Ceria di Gerbang Raung • Babinsa Koramil 0825/14 Kabat Aktif Dampingi Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Masjid • Babinsa Pakistaji Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk 1.002 Warga Penerima Manfaat • Babinsa Bareng Dampingi Kasdim Kodim 0825/Banyuwangi Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk Warga • Babinsa Desa Kabat Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan, Ratusan Warga Terima Beras dan Minyak Goreng • KBT Koramil 0825/14 Kabat Pererat Kebersamaan Melalui Outbound Ceria di Gerbang Raung • Babinsa Koramil 0825/14 Kabat Aktif Dampingi Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Masjid • Babinsa Pakistaji Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk 1.002 Warga Penerima Manfaat • Babinsa Bareng Dampingi Kasdim Kodim 0825/Banyuwangi Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk Warga • Babinsa Desa Kabat Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan, Ratusan Warga Terima Beras dan Minyak Goreng • KBT Koramil 0825/14 Kabat Pererat Kebersamaan Melalui Outbound Ceria di Gerbang Raung • Babinsa Koramil 0825/14 Kabat Aktif Dampingi Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Masjid • Babinsa Pakistaji Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk 1.002 Warga Penerima Manfaat • Babinsa Bareng Dampingi Kasdim Kodim 0825/Banyuwangi Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk Warga • Babinsa Desa Kabat Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan, Ratusan Warga Terima Beras dan Minyak Goreng • KBT Koramil 0825/14 Kabat Pererat Kebersamaan Melalui Outbound Ceria di Gerbang Raung • Babinsa Koramil 0825/14 Kabat Aktif Dampingi Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Masjid •
TNI SEDANG DIBACA • 186 PEMBACA

Adanya TMMD 126 Lebakharjo, usaha milik Pasutri (pasangan suami istri) ini laris manis.

Penulis: Rahsi Mil14 Diterbitkan: Selasa, 04 November 2025
Ukuran Teks:
BAGIKAN BERITA INI:
Adanya TMMD 126 Lebakharjo, usaha milik Pasutri (pasangan suami istri) ini laris manis.

‎Ampelgading – Di sudut Dusun Krajan 1 A, RT 03/RW 02, Desa Lebakharjo, tersimpan sebuah cerita sederhana namun penuh semangat. Adanya TMMD 126 Lebakharjo, usaha milik Pasutri (pasangan suami istri) ini laris manis. (11/2025).

‎Tahun 2020, di tengah keterbatasan, sepasang suami istri muda, Reni Cristianing (30) dan Yeni Kristiawan (29) memberanikan diri memulai usaha kecil yang mereka beri nama Ning Kripik (NK) – oleh-oleh khas Lebakharjo berbahan dasar pisang raja nangka.

‎Berawal dari dapur rumah dan hanya bermodalkan dua tandan pisang setiap hari, usaha ini tumbuh pelan-pelan. Setiap harinya, mereka mampu menghasilkan sekitar 30 bungkus keripik, digoreng dengan sabar dan dibumbui sederhana khas rumahan.

‎Meski hanya memiliki dua sumber daya manusia, mereka berdua sebagai pasutriReni dan Yeni tak menyerah. Di sela kesibukan rumah tangga, mereka mengurus bahan baku, mengiris, menggoreng, mengemas, hingga memasarkan.

‎Di tahun berdirinya, mereka mulai mengurus legalitas usaha melalui proses izin usaha PIRT (Perizinan Industri Rumah Tangga) sebagai bentuk keseriusan mereka menjalankan usaha ini.

‎Momen pelaksanaan TMMD ke-126 di Lebakharjo membawa angin baru. Dalam suasana desa yang ramai oleh kegiatan pembangunan, produksi Ning Kripik meningkat hingga 60 bungkus per hari saat pembukaan, menjadi bukti bahwa semangat masyarakat dan keberadaan Satgas TNI turut mendorong tumbuhnya ekonomi desa.

‎”Kami jalankan ini, modal kecil. Kami jalan, setelah melihat banyaknya warga yang menanam pisang. Dan kami berterima kasih ke Pak TNI telah pusatkan TMMD ke desa kami,” kata Rani.

‎Satgas TMMD tak hanya membangun jalan dan drainase, tetapi juga memberi stimulus kepada pelaku UMKM seperti Reni dan Yeni. Dukungan moral, promosi, serta ruang penjualan di berbagai kegiatan TMMD membuat Ning Kripik semakin dikenal masyarakat luas.

Kirim Komentar / Opini Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan secara umum. Ruas yang wajib ditandai * diisi demi menjaga ekosistem jurnalisme yang kredibel.